PENGARUH KEMAMPUAN MEMBACA DAN PENGUASAAN KOSAKATA TERHADAP KEMAMPUAN MENULIS NARASI SISWA KELAS VIII SMPN DI KABUPATEN BULUKUMBA

Noredyo Ningrum Ningrum

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh: (1) kemampuan membaca, penguasaan kosakata, dan pemahaman tata bahasa; (2) kemampuan membaca; (3) penguasaan kosakata; dan (4) tata bahasa terhadap kemampuan menulis narasi siswa SMP kelas VIII. Jenis penelitian ini adalah ex-post facto, dengan melibatkan tiga variabel bebas dan satu variabel terikat. Populasi penelitian adalah seluruh siswa SMP Negeri di Kabupaten Bulukumba yang telah menerapkan Kurikulum 2013. Teknik penentuan sampel yang digunakan adalah proportional random sampling. Instrumen penelitian adalah satu angket dan tiga tes. Data dianalisis dengan teknik statistik Regresi Ganda yang diteruskan dengan Regresi Parsial. Hasil penelitian adalah sebagai berikut. (1) Kemampuan membaca, penguasaan kosakata, dan pemahaman tata bahasa secara bersama-sama berpengaruh terhadap kemampuan menulis narasi siswa; (2) Kemampuan membaca berpengaruh terhadap kemampuan menulis narasi siswa; (3) Penguasaan kosakata berpengaruh terhadap kemampuan menulis narasi siswa; dan (4) Pemahaman tata bahasa tidak berpengaruh terhadap kemampuan menulis narasi siswa.


Keywords


kemampuan membaca, penguasaan kosakata, pemahaman tata bahasa, kemampuan menulis narasi

References


Browne, A. (2001). Developing language and literacy 3-8 (2rd ed.). London: Paul Chapman Publishing.

Djiwandono, S. (2008). Tes bahasa pegangan bagi pengajar bahasa. Jakarta: PT Indeks.

Gillespie, A., Olinghouse, N. G., & Graham, S. (2013). Fifth-grade students knowledge about writing process and writing genres. The Elementary School Journal, 113, 574-575.

Grabe, W. (2009). Reading in a second language: moving from theory to practice. Cambridge: Cambridge University Press.

Harmer, J. (2007). The practice of english language teaching (4rd ed.). Pearson Longman

Johnson, A. P. (2008). Teaching reading and writing. Lanham: United States of America.

Kentjono, D., & Sihombing, L. P. (2009). Sintaksis. Dalam Kushartanti, Yuwono, U., Lauder, M. RMT. (ed)., Pesona bahasa langkah awal memahami linguistik. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.

Keraf, G. (2010). Argumentasi dan narasi. Jakarta: Gramedia Puataka Utama. Diterbitkan, FPBS IKIP Yogyakarta, Yogyakarta.

Lems, K., Miller, L. D., & Soro, M. T. (2010). Teaching reading to english language learners insights from linguistics. New York & London: The Guildford Press.

Olinghouse, N. G., & Leaird, J. T. (2009). The relationship between measures of vocabulary and narrative writing quality in second and fourth-grade students [Versi eletronik]. Reading and Writing, 22, 545-565.

Rahadi, K. (2009). Bahasa Indonesia untuk perguruan tinggi. Jakarta: Erlangga.

Sirait, B., et. al. (1985). Pedoman karang-mengarang. Jakarta: Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa Depertemen Pendidikan dan Kebudayaan.

Soedjito & Saryono, D. (2011). Seri terampil menulis: kosakata bahasa Indonesia. Malang: Aditya Media Publishing.

Tarigan, H. G. (2008). Menulis sebagai suatu keterampilan berbahasa. Bandung: Angkasa.

Thornbury, S. (2002). How to teach vocabulary. Charlbury: Bluestone Press.

Yule, G. (2005). The study of language (3rd ed.). Cambridge: Cambridge University Press.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2020 CENDEKIA : Jurnal Pendidikan dan Pengajaran

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.